Sejarah, Perbedaan dan Penggunaan yang tepat Mikrotik dan Cisco

 

Sejarah MikroTik dan Cisco



MikroTik

MikroTik didirikan pada tahun 1996 di Latvia oleh John Trully dan Arnis Riekstiņš. Perusahaan ini awalnya berfokus pada pengembangan perangkat lunak untuk router dan sistem jaringan. Pada tahun 1997, MikroTik meluncurkan RouterOS, sebuah sistem operasi yang dirancang untuk digunakan pada router jaringan. Sejak itu, MikroTik telah berkembang menjadi salah satu penyedia solusi jaringan yang populer, terutama di kalangan ISP (Internet Service Provider) kecil dan menengah.

Cisco

Cisco Systems, Inc. didirikan pada tahun 1984 oleh Leonard Bosack dan Sandy Lerner, yang merupakan karyawan Stanford University. Perusahaan ini berbasis di San Jose, California, dan telah menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Cisco terkenal karena mengembangkan berbagai produk dan layanan jaringan, termasuk router, switch, firewall, dan solusi keamanan jaringan. Cisco juga merupakan pelopor dalam pengembangan teknologi jaringan seperti protokol routing dan jaringan IP.

Perbedaan MikroTik dan Cisco

Kelebihan MikroTik

  1. Harga Terjangkau: MikroTik menawarkan perangkat dan lisensi dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan Cisco, membuatnya ideal untuk usaha kecil dan menengah.
  2. Kemudahan Konfigurasi: MikroTik RouterOS menyediakan antarmuka yang user-friendly dengan Winbox GUI, yang memudahkan pengguna untuk mengonfigurasi perangkat.
  3. Fleksibilitas: MikroTik RouterOS mendukung berbagai fitur canggih seperti VPN, firewall, routing, QoS, dan lain-lain dalam satu perangkat.
  4. Komunitas Pengguna yang Kuat: Ada banyak dokumentasi, forum, dan komunitas online yang mendukung pengguna MikroTik.

Kekurangan MikroTik

  1. Skalabilitas Terbatas: MikroTik mungkin tidak sekuat Cisco dalam hal penanganan jaringan besar dengan lalu lintas tinggi.
  2. Dukungan Resmi Terbatas: Dukungan teknis dari MikroTik mungkin tidak sebaik Cisco, terutama untuk perusahaan besar yang memerlukan layanan dukungan yang lebih intensif.
  3. Kinerja Hardware: Kinerja hardware MikroTik mungkin tidak sebanding dengan perangkat Cisco yang lebih mahal dan berperforma tinggi.

Kelebihan Cisco

  1. Kinerja Tinggi dan Skalabilitas: Cisco menawarkan perangkat yang sangat kuat dan dapat menangani jaringan besar dengan lalu lintas tinggi.
  2. Dukungan dan Layanan yang Kuat: Cisco menyediakan layanan dukungan pelanggan yang komprehensif, termasuk dukungan teknis 24/7 dan berbagai program pelatihan.
  3. Keamanan yang Kuat: Cisco dikenal dengan solusi keamanannya yang kuat dan andal, termasuk firewall, VPN, dan fitur keamanan canggih lainnya.
  4. Standar Industri: Produk Cisco sering dianggap sebagai standar industri dalam banyak perusahaan besar dan organisasi.

Kekurangan Cisco

  1. Harga Mahal: Perangkat dan lisensi Cisco biasanya lebih mahal dibandingkan dengan MikroTik, sehingga mungkin tidak cocok untuk usaha kecil dan menengah dengan anggaran terbatas.
  2. Kompleksitas Konfigurasi: Cisco IOS mungkin memerlukan pengetahuan teknis yang lebih mendalam untuk konfigurasi, yang dapat menjadi tantangan bagi pengguna yang kurang berpengalaman.
  3. Fleksibilitas Kurang: Meskipun sangat kuat, beberapa produk Cisco mungkin kurang fleksibel dibandingkan dengan solusi all-in-one yang ditawarkan oleh MikroTik.

Penggunaan yang Tepat bagi MikroTik dan Cisco

MikroTik

  • Usaha Kecil dan Menengah: Karena harganya yang terjangkau dan kemudahan konfigurasi, MikroTik sangat cocok untuk usaha kecil dan menengah yang membutuhkan solusi jaringan yang handal namun ekonomis.
  • ISP Kecil: MikroTik populer di kalangan ISP kecil karena fleksibilitas dan fitur canggih yang ditawarkannya.
  • Lab dan Pendidikan: MikroTik juga sering digunakan dalam lingkungan pendidikan dan lab untuk tujuan pelatihan dan eksperimen jaringan.

Cisco

  • Perusahaan Besar: Dengan kinerja tinggi, skalabilitas, dan dukungan yang kuat, Cisco adalah pilihan yang tepat untuk perusahaan besar dengan kebutuhan jaringan yang kompleks.
  • Pemerintah dan Lembaga: Cisco sering digunakan oleh pemerintah dan lembaga besar lainnya yang memerlukan solusi jaringan yang sangat andal dan aman.
  • Data Center: Produk Cisco sering digunakan di data center yang memerlukan kinerja tinggi dan kemampuan manajemen jaringan yang canggih.

Dengan mempertimbangkan kelebihan, kekurangan, dan penggunaan yang tepat, Anda dapat memilih solusi jaringan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah, Perbedaan dan Penggunaan yang tepat Mikrotik dan Cisco"

Post a Comment