Backup konfigurasi MikroTik merupakan langkah wajib bagi setiap administrator jaringan. Dengan backup yang baik, kita dapat menghindari kehilangan konfigurasi akibat kerusakan perangkat, kesalahan setting, reset tidak sengaja, maupun saat migrasi ke router baru. Pada artikel ini akan dibahas cara backup MikroTik RouterOS v6 dan v7 secara lengkap, termasuk solusi agar password ikut tersimpan di RouterOS v7.
Mengapa Backup MikroTik Sangat Penting?
Konfigurasi MikroTik biasanya mencakup IP Address, NAT, Firewall, Routing, Hotspot, PPPoE, VPN, hingga manajemen bandwidth. Jika konfigurasi ini hilang tanpa backup, administrator harus melakukan konfigurasi ulang dari awal yang tentunya memakan waktu dan berisiko terjadi kesalahan. Oleh karena itu, backup sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama sebelum melakukan perubahan konfigurasi besar.
Jenis Backup MikroTik
Secara umum, MikroTik menyediakan dua metode backup:
- Backup Binary (.backup)
- Export Konfigurasi (.rsc)
Kedua metode ini sangat disarankan untuk digunakan secara bersamaan agar konfigurasi benar-benar aman.
1. Backup MikroTik Menggunakan File .backup
Backup binary menyimpan konfigurasi router secara utuh, termasuk user, password, sertifikat, dan pengaturan internal lainnya. Metode ini sangat cocok untuk restore cepat pada perangkat yang sama.
Perintah Backup (RouterOS v6 & v7)
/system backup save name=backup-mikrotik
Setelah perintah dijalankan, file backup dengan ekstensi .backup akan muncul di menu Files dan dapat diunduh ke komputer.
Catatan Penting:
- File .backup hanya bisa di-restore pada device dan versi RouterOS yang sama
- Tidak disarankan untuk migrasi ke router berbeda tipe
2. Backup MikroTik Menggunakan Export (.rsc)
Backup export menghasilkan file teks berisi konfigurasi MikroTik. File ini cocok untuk dokumentasi, analisis, dan migrasi konfigurasi antar versi RouterOS.
Export Biasa (Tanpa Password)
/export file=backup-mikrotik
Pada RouterOS v7, export biasa tidak menyertakan password dan data sensitif, sehingga konfigurasi tidak sepenuhnya lengkap.
Solusi Backup MikroTik v7 Agar Password Ikut Tersimpan
Agar password, secret PPP, Hotspot, VPN, dan credential lainnya ikut ter-backup di RouterOS v7, gunakan perintah berikut:
/export compact show-sensitive file="backup-mikrotik.rsc"
Penjelasan Perintah:
- compact → membuat file export lebih ringkas
- show-sensitive → menyertakan password dan data sensitif
- file → menentukan nama file backup
File backup-mikrotik.rsc akan tersimpan di menu Files dan dapat diunduh ke komputer.
Peringatan Keamanan:
File export dengan show-sensitive berisi password dalam bentuk teks terbaca.
Simpan file ini di tempat aman dan jangan dibagikan sembarangan.
Cara Restore Backup MikroTik
Restore File .backup
/system backup load name=backup-mikrotik
Router akan reboot otomatis setelah proses restore selesai.
Restore File .rsc
/import file-name=backup-mikrotik.rsc
Rekomendasi Praktik Terbaik Backup MikroTik
- Gunakan backup .backup dan export show-sensitive secara bersamaan
- Simpan backup di PC, flashdisk, atau cloud
- Gunakan nama file dengan tanggal agar mudah dikenali
- Lakukan backup sebelum perubahan konfigurasi besar
Penutup
Backup MikroTik RouterOS v6 dan v7 adalah langkah sederhana namun sangat krusial. Dengan memahami perbedaan metode backup, terutama penggunaan show-sensitive di RouterOS v7, administrator jaringan dapat memastikan konfigurasi tetap aman dan mudah dipulihkan kapan saja.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan praktis bagi pengguna MikroTik.
0 Response to "Cara Backup Mikrotik ROS 6 dan ROS 7 Menggunakan File Backup dan RSC"
Post a Comment